Mau Investasi "Yuk Nabung Saham" di BEI, Bagaimana Cara Daftar dan Apa Kentungannya? Setiap orang mau uangnya berkembang dan bertambah banyak dari hari-hari. Menabung di Bank bukan cara yang efektif untuk mengembang-biakan uang karena anda hanya akan mendapat bunga dari tabungan atau Deposito yang semakin tipis jika dipotong inflasi.

Cara membuat uang beranak-pinak salah satunya adalah dengan investasi atau membuka usaha sendiri. Nah, kali ini kami akan menulis soal investasi di pasar modal dengan cara Menabung di Saham.

Bagi pengusaha Kuliner simak Ini Sistem Bagi Hasil Mitra Go Food dan Cara Perhitungannya

Apa Itu Yuk Nabung Saham

Yuk Nabung Saham (YNS) adalah cara BEI mengajak masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di Bursa Efek pasar modal. Kesadaran masyarakat mau dibangun bahwa investasi di Pasar Modal dengan cara membeli saham sangat mudah dan membawa keuntungan signifikan dalam jangka panjang.

Menurut kami menabung di Saham sangat bagus dan bisa mendatangkan keuntungan LUAR BIASA dalam jangka panjang dibandingkan menabung di Bank. Setelah belajar dan membaca banyak informasi soal menabung Saham, ternyata Indonesia Stock Exchange (IDX) Bursa Efek Indonesia (BEI) punya program bernama "Yuk Nabung Saham".

Mengapa Menabung Saham?

Pertanyaan berikut yang muncul dalam benak kami adalah kenapa mesti menabung di Saham? Salah satu alasannya adalah karena inflasi.

Inflasi pasti terjadi terus-menerus. Inflasi bisa didefinisikan sebagai kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus sehingga nilai uang yang kita miliki terus menurun.

Contohnya: Harga Mie Instan 10 tahun lalu bisa kita beli dengan harga Rp 500 per bungkus, kini harganya naik mencapai Rp 2.000 hingga Rp 2.500 per bungkas.

Agar uang kita tidak tergerus inflasi maka harus pintar-pintar mengelolanya, salah satunya dengan investasi. Selain saham, ada beberapa tipe investasi yang juga bisa memberi keuntungan seperti properti, emas, saham, obligasi, mata uang, berwirausaha, dan lainnya.

Namun setelah belajar apa itu program Yuk Nabung Saham, bisa disimpulkan bahwa investasi saham terbukti mendatangkan keuntungan jauh diatas kenaikan harga barang alias inflasi. BEI membuat sebuah video berjudul "Logika Sederhana Pentingnya Investasi" untuk membuka wawasan calon investor.

Pengen punya mobil? Pengen punya rumah sendiri? Mau liburan ke luar negeri? sekolah di luar negeri? Tapi, tabungan kita cukup atau engga ya? 5-10 tahun lagi harganya masih sama ga ya?

Cara Menabung Saham

Setelah memahami program "Yuk Nabung Saham", sekarang bagaimana cara menabung di saham? Apakah hanya pengusaha dan eksekutif perusahaan yang boleh membeli saham ? jawabannya TIDAK!.

Asalkan kita sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduki), mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, ibu rumah tangga, dosen, guru, karyawan, dan apapun profesinya bisa mengikuti program menabung saham.

Kenapa semua kalangan bisa menabung saham? bukankah membeli saham butuh modal besar? Jawabannya: semua kalangan bisa menabung di saham karena memang hanya membutuhkan modal yang kecil. Bahkan dengan Rp 100.000 saja kita sudah bisa menabung di saham.

BEI bahkan mengembangkan pasarnya dengan membuka Galeri-galeri Investasi saham di kampus-kampus. Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi dan mengedukasi masyarakat soal pasar modal.

Masyarakat juga bisa belajar di sekolah-sekolah pasar modal yang dibuka BEI di kantor-kantor cabangnya di seluruh Indonesia. Menurut Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan, setelah belajar singkat dalam satu hari masyarakat sudah langsung buka rekening dan jadi investor saham.

"Ada kegiatan sekolah pasar modal di seluruh kantor cabang kita, di Jakarta bahkan sampai 3 kali seminggu. Sekolah satu hari tapi masyarakat sudah bisa langsung buka rekening dan membeli saham pertamanya di acara tersebut," kata Nicky Hogan, di Swiss Belinn Singkawang, Kalimantan Barat.

Pengentau cara menabung saham? Paling tidak ada tiga cara mudah memulai nabung saham.

Cara Menabung Saham bagi pemula
  1. Membuka Rekening Saham Cari perusahaan sekuritas atau broker saham yang telah memiliki kerjasama dengan pihak BANK. Kita bisa datang ke broker saham langsung, atau melalui BANK untuk membuka rekening.
  2. Sisihkan nominal yang ingin ditabung Tentukan berapa jumlah yang ingin anda tabung di saham secara rutin dan berkala. Selanjutnya pilih saham mana yang akan anda beli sebagai tabungan.
  3. Persyaratan dokumen Fotokopi KTP, Fotokopi NPWP (jika tidak ada, lampirkan NPWP orang tua atau suami), fotokopi halaman depan buku tabungan, serta 2 lembar materai Rp 6.000,-.

Kapan mulai menabung di Saham?

Melihat keuntungan besar yang akan diraih dalam jangka panjang, maka menabung saham harus dilakukan sedini mungkin. Pilihlah broker saham terpercaya dan terdaftar resmi di BEI karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ada Resiko Rugi, Saham Mana Yang Harus Dibeli?

Belajar dari pengalaman bermain saham dari para investor kawakan, disarankan untuk program "Yuk Nabung Saham" agar membeli saham-saham Blue Chip. Apa itu Saham Blue Chip, akan kita bahas di lain artikel.

Intinya saham jenis ini ditinjau dari analisa fundamental memiliki kapitalisasi pasar tertinggi di atas Rp 10 triliun dan menghasilkan laba konsisten setiap tahunnya. Saham tergolong likuid alias cukup banyak dimiliki oleh publik dan beredar di bursa saham.

Beberapa saham Blue Chip atau saham lapis satu seperti PT Unilever (UNVR), Bank BRI (BBRI), PT Astra Agro Lestari (AALI), PT Aneka Tambang Persero (ANTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan lainnya.

Membeli saham-saham Blue Chips akan menghindarkan kita dari resiko alami kerugian investasi saham. Menabung di Saham dalam jangka panjang berbeda dengan Bermain saham dalam jangka pendek yang sering dilakukan oleh trader dalam trading saham online.

TIPS: Rahasia Sukses Menabung Saham Untuk Pemula

Karena targetnya adalah membeli saham bagus alias blue chips maka kita sebagai investor harus menyediakan modal cukup besar. Pasalnya harga sama Blue Chip cukup tinggi namun memiliki resiko aman sangat besar.

Disarankan bagi pemula untuk menabung saham kelas menengah seperti saham Telkom. Untuk saat ini harga saham PT Telkom Tbk (TLKM) rata-rata dijual pada kisaran Rp 3.000 per lembar. Karena syarat minimal membeli saham harus 1 lot (100 lembar) maka modal yang harus kita keluarkan adalah Rp 300.000 per lot.

Tips Rahasia sukses menabung saham dan meraih keuntungan maksimal adalah dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Meminjam istilah menabung yang biasa kita lakukan di Bank umum, maka menabung di saham juga bersifat sama.

Jangan transaksi trading saham alias membeli dan menjual saham dalam waktu singkat karena cara ini membutuhkan pengalaman sebagai trader dalam melakukan analisa teknikal.

INGAT! menabung saham bertujuan mengambil keuntungan dalam jangka panjang. Sisihkan uang secara rutin dan manfaatkan autodebet Bank supaya kita tidak lupa menyetor uang untuk membeli saham yang telah kita pilih. Sukses menabung saham lebih lengkap akan kami bahas dalam artikel lainnya.

Menarikkan jika anda sudah tahu cara menabung di saham dan apa keuntungannya? Menabung saham juga bisa dilakukan secara online loh. Yuk menabung saham!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here