Usung Android Oreo, Ini 5 Hp Pilihan Harga Di Bawah Rp 1,5 Jutaan

176

Android Oreo 8.0 dan 8.1 adalah update besar kedelapan dan versi ke-15 dari rangkaian sistem operasi Android yang bergulir sejak Agustus 2017. Sejumlah fitur utama yang hadir diantaranya grup notifikasi, dukungan picture-in-picture dalam video, peningkatan kinerja, serta optimisasi penggunaan daya baterai.

Dikenal dengan nama kode internal 'Oatmeal Cookie', Android Oreo juga menghadirkan dua fitur platform utama yakni Android Go yang berbasis Android Oreo 8.1 - distribusi software untuk sistem operasi yang diperuntukan bagi perangkat low-end, dengan RAM 512MB hingga 1GB, dan mendukung lapisan abstraksi perangkat keras.

Secara garis besar, pengalaman menggunakan Android Oreo Go Edition tidak akan jauh berbeda dengan penggunaan Android Oreo. Hanya saja akan ada beberapa perubahan, antara lain software Go edition akan lebih agresif terkait menutup aplikasi yang tidak terpakai dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi ruang penyimpanan.

Bagi yang berminat untuk membeli smartphone murah berbasis Android Oreo, berikut beberapa pilihan ponsel harga di bawah Rp 1,5 jutaan yang dapat menjadi bahan pertimbangan.

[irp posts="9180" name="Nokia 5.1 Plus, Ponsel Tampilan Premium Harga Rp 2,6 Jutaan"]

Nokia 1

Diperkenalkan sejak Februari 2018, Nokia 1 merupakan salah satu smartphone yang mengusung sistem operasi Android Oreo 8.1 Go Edition. Smartphone berbahan plastik dengan desain sederhana namun tidak murahan ini memiliki tubuh mungil dengan ukuran layar multi-sentuh IPS LCD 4,5 inci, 480 x 854 pixel dengan rasio 16:9.

Nokia 1 mengusung chipset MediaTek MT6737M, yang merupakan prosesor quad core Cortex-A53 1,1GHz, dipadu dengan GPU Mali-T720, RAM 1GB, serta penyimpanan internal 8GB yang dapat diperluas hingga 128GB melalui kartu microSD. Salah satu keunggulan Nokia 1 adalah pengguna dapat menggunakan dua kartu SIM plus sebuah kartu microSD secara bersamaan mengingat ponsel ini tidak menggunakan SIM tray.

Nokia 1 Spesifikasi

Untuk kebutuhan selfie, Nokia 1 dilengkapi dengan kamera depan 2MP berpadu dengan kamera utama 5MP plus LED flash. Ponsel budget ini juga dibekali baterai removable Lithium-Ion 2150mAh yang dapat bertahan hingga 9 jam waktu bicara di jaringan 3G.

Nokia 1 yang dipasarkan di kisaran harga Rp 1 jutaan ini mendukung jaringan 2G, 3G, hingga 4G LTE. Kendati tergolong ponsel Android murah, pastinya Nokia 1 sangat berguna untuk melakukan berbagai kegiatan standar seperti mengecek email, menggunakan medsos, hingga bahkan bermain game.

Evercoss Xtream One Prime

Salah satu dari lima keluarga Xtream yang dirilis bulan Agustus 2018 lalu adalah Evercoss Xtream One Prime (U6 Prime). Dijalankan dengan OS Android Oreo versi 8.1, ponsel layar lebar dengan ukuran layar 5,5 inci ini menjadi salah satu pilihan terbaik di kategori harga di bawah Rp 1,5 jutaan.

Evercoss Xtream One Prime dibekali layar sentuh IPS LCD 5,5 inci tampilan HD+ beresolusi 480 x 960 pixel. Tampilan ponsel setebal 8,9mm dengan bobot 165 gram ini cukup apik dengan sudut membulat hingga terlihat lebih berkelas.

Evercoss Xtream One Prime

Dalam body-nya, Xtream One Prime dibekali chipset berbasis quad core 1,3GHz dengan paduan RAM 2GB dan penyimpanan internal 16GB yang dapat diekspansi hingga 128GB lewat kartu microSD, plus baterai 2600mAh.

Di sisi kamera, ponsel Android Oreo ini mengusung dual kamera utama 13MP + 2MP di sisi belakang yang dilengkapi fitur Autofokus dan LED flash, serta kamera selfie 8MP dengan LED flash.

Dilengkapi sejumlah fitur seperti FM Radio, Fingerprint Sensor, dan Gesture Smart Access, smartphone Evercoss Xtream One Prime dibanderol dikisaran harga Rp 1,1 hingga Rp 1,2 jutaan.

[irp posts="9126" name="7 Perbedaan iPhone XS vs iPhone XR, Mana Pilihan Terbaik?"]

Samsung Galaxy J2 Core

Seperti Nokia 1, ponsel murah dari keluarga Samsung Galaxy yang dirilis sejak Agustus 2018 ini dibekali sistem operasi Android 8.1 Oreo Go Edition. Ya! Galaxy J2 Core adalah ponsel Android Go pertama yang ditawarkan Samsung dengan dukungan RAM 1GB dan penyimpanan internal 8GB yang dapat diperbesar hingga 256GB lewat kartu microSD.

Ponsel berbahan plastik ini dibekali layar 5,0 inci resolusi 540 x 960 pixel dengan rasio 16:9 yang diproteksi dengan lapisan Corning Gorilla Glass. Sedangkan di bagian dalam, Samsung Galaxy J2 Core dibekali chipset Exynos 7570 quad core 1,5GHz Cortex-A53 berpadu GPU Mali-T720.

Harga Samsung Galaxy J2 Core

Kamera utama 8MP aperture f/2.2 plus LED flash, serta kamera selfie 5MP melengkapi daya tarik ponsel ekonomis ini. Juga kehadiran baterai removable Lithium-Ion 2600mAh yang mampu bertahan hingga seharian dalam satu kali pengisian ulang. Menurut pengujian baterai yang dilakukan Tech Radar, saat digunakan selama 15 menit untuk browsing, nonton video, serta bermain game, baterai Galaxy J2 Core hanya turun sekitar 1-2%. Skor yang cukup baik!

Smartphone dual SIM yang mendukung jaringan 2G, 3G, hingga 4G LTE ini dibanderol dengan kisaran harga Rp 1,2 jutaan. Harga yang cukup ekonomis untuk sebuah ponsel dari keluarga Samsung Galaxy.

Asus Zenfone Live L1

Satu lagi ponsel murah berbasis Android Oreo 8.0 adalah Asus Zenfone Live L1 (ZA550KL) yang diperkenalkan pada bulan Mei 2018 silam. Ponsel dual SIM ini mengusung layar lebar multi-sentuh IPS LCD HD+ 5,5 inci resolusi 720 x 1440 pixel dengan rasio 18:9 dan menggunakan antar muka Asus ZenUI 5.

Ponsel pintar ini dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 425 quad-core 1,4GHz Cortex A-53 berpadu GPU Adreno 308, RAM 2GB dan internal storage 16GB yang dapat diekspansi hingga 2TB lewat kartu microSD via slot khusus. Mengusung jaringan 2G, 3G, serta 4G LTE untuk kedua kartu nano SIM-nya, Zenfone Live L1 diklaim mampu bertahan hingga 28 jam waktu bicara di jaringan 3G dalam satu kali pengisian ulang melalui kehadiran baterai non-removable Li-Ion berkapasitas 3000mAh.

Asus ZenFone Live L1

Dengan berbekal kamera utama 13MP aperture f/2.0 serta kamera selfie 5MP aperture f/2.4 yang keduanya dilengkapi LED flash, harga smartphone Asus ZenFone Live L1 (ZA550KL) terbilang ekonomis di kisaran Rp 1,3 jutaan.

[irp posts="8722" name="6 Cara Cek Kode Imei iPhone Resmi Dengan Mudah dan Benar"]

Xiaomi Redmi 6A

Berbekal OS MIUI 9.0 berbasis Android 8.1 Oreo, Xiaomi Redmi 6A yang diperkenalkan sejak bulan Juni 2018 baru menyapa pencinta gadget Indonesia pada awal September 2018 lalu. Generasi penerus dari Redmi 5A tersebut dilengkapi prosesor MediaTek Helio A22 Quad core 2.0 GHz Cortex-A53 dipadu RAM 2GB dan penyimpanan internal 16GB yang dapat diekspansi hingga 256GB lewat slot khusus.

Mengusung layar LCD IPS HD+ 5,45 inci multi sentuh resolusi 720 x 1440 pixel rasio 18:9, body smartphone Redmi 6A dibalut bahan plastik dengan bobot yang cukup ringan, 145 gram, dengan desain ergonomis yang bagian belakangnya sedikit melengkung di sisi kiri dan kanan.

Xiaomi Redmi 6A

Kamera utama 13MP aperture f/2.2 dengan phase-detection autofokus dan flash mendukung kinerja Redmi 6A, ditambah dengan kamera depan 5MP f/2.2 untuk keperluan selfie.

Redmi 6A dilengkapi baterai non-removable Li-Ion 3000mAh yang mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal. Tanpa dilengkapi fitur isi ulang cepat, pengguna membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi ulang baterai dari 20% hingga penuh.

Ponsel murah dari Xiaomi ini juga dilengkapi sejumlah fitur premium seperti fitur face unlock dengan memanfaatkan kamera depan. Harga Redmi 6A varian 16GB/2GB dibanderol di kisaran Rp 1,4 juta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.